Internet Protocol Address adalah label numerik yang ditetapkan untuk setiap perangkat yang terhubung ke jaringan komputer yang menggunakan Protokol Internet untuk komunikasi. Alamat IP memiliki dua fungsi utama: host atau identifikasi antarmuka jaringan dan pengalamatan lokasi
1. Kelas A
Pada alamat IP kelas A Nomor urut bit tertinggi akan selalu diset dengan penggunaan nilai Nol ( 0 ). Sementara untuk tujuh bit selanjutnya digunakan sebagai pelengkap oktet pertama yang gunanya untuk network identifier. Dan untuk tiga oktet terakhir digunakan untuk host identifier.
Pemakaian: Banyak digunakan dalam jaringan komputer berskala besar.
Jumlah jaringan: 126 serta masing – masing jaringan mampu menampung sebanyak 16,777,214 host.
Range angka: 0.0.0.0 – 127.255.255.255
2. Kelas B
Nomor urut pada dua bit yang pertama pada oktet pertama akan selalu diset dengan menggunakan nilai 10 dalam bilangan biner.
Sedangkan untuk 14 bit selanjutnya digunakan sebagai pelengkap dari dua oktet pertama sebagai network identifier. Untuk 16 bit selanjutnya ( Dua oktet terakhir ) fungsinya dijadikan sebagai host identifier.
Pemakaian: Jaringan komputer skala kecil.
Jumlah maksimal jaringan: 16.384
Jumlah maksimal alamat IP: 1.048.576
Range angka: 128.0.0.0 – 191.255.255.255
3. Kelas C
Pada tiga bit pertama dalam oktet pertama akan selalu bernilai 110 (dalam bilangan biner) lalu 21 bit selanjutnya (tiga oktet pertama) akan membentuk network identifier.
Lalu untuk 8 bit selanjutnya (oktet terakhir) berfungsi sebagai host identifier.
Pemakaian: Jaringan komputer skala kecil.
Jumlah maksimal jaringan: 2.097.152
Jumlah maksimal alamat IP: 65.536
Range angka: 192.0.0.0 – 223.255.255.255
4. Kelas D
Empat bit pertama di oktet pertama akan bernilai 1110 (bilangan biner) serta sekaligus akan menjadi network identifier. Lalu 28 bit selanjutnya digunakan sebagai host identifier.
Pemakaian: IP multicast
Jumlah maksimal jaringan: tidak terdefinisi
Jumlah maksimal alamat IP: tidak terdefinisi
Range angka: 224.0.0.0 – 239.255.255.255
5. Kelas E
Empat bit pertama di oktet pertama kelas alamat IP E diset bernilai 1111 dengan bilangan biner sekaligus dijadikan sebagai inetwork identifier. Lalu untuk 28 bit selanjutnya digunakan sebagai host identifier.
Pemakaian: Eksperimen
Jumlah maksimal jaringan: tidak terdefinisi
Jumlah maksimal alamat IP: tidak terdefinisi
Range angka: 140.0.0.0 – 255.255.255.255

Komentar
Posting Komentar